Hidup Lebih Sehat, Aman dan Nyaman Bersama H.Badrudin membangun Desa Carenang Yang Lebih Baik
TANGERANG,-- BERITAHARIAN86.COM || Program Revitalisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang digulirkan Bersama H.Badrudin melalui Program Membangun desa Carenang yang Lebih baik. memberi dampak besar bagi para penerima manfaat. Hunian yang sebelumnya tidak layak, kini satu per satu berubah menjadi rumah yang lebih nyaman, sehat dan aman untuk ditinggali.
Salah satu penerima manfaat yaitu sariman, warga desa cikuya RT 09, RW 03, Kelurahan cikuya. Ia mengungkapkan, rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
"Alhamdulillah, rumah saya sekarang sudah dibenahi. Proses pengajuannya sangat mudah, dibantu oleh pak H.Badruridn dengan melengkapi berkas seperti KTP, KK. Setelah itu, langsung didata ke tim pendamping masyarakat untuk dilakukan pengajuan ke dinas terkait," ujar sariman.
Hal senada juga disampaikan dulhamid, penerima manfaat warga RT 01, RW 02, Kelurahan carenang. Dulhamid telah menempati rumahnya sejak tahun 2000. Ia menceritakan kondisi rumahnya sebelum direnovasi.
"Dulu atapnya sudah rapuh dan temboknya banyak yang retak. Sekarang alhamdulillah sudah lebih baik. Kami ucapkan terima kasih kepada pak H.badrudin,Dan timnya, yang telah membantu terlaksananya program ini," kata dulhamid
Selain itu, ada badriah, penerima bantuan Bedah Rumah lainnya di RT 07, RW 23, Kelurahan carenang. Ia merasa bersyukur bersama keluarganya telah menerima bantuan yang sangat bermanfaat berupa perbaikan rumah.
"Alhamdulillah, kami sekeluarga mendapatkan bantuan yang sangat berharga ini," ungkapnya.
Sementara itu, H.badrudin mengatakan, di tahun 2023, mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 juta perunit untuk program bedah rumah,hanya sekitaran 50 yunit rumah kini di tahun 2026 naik mencapai perkiraan 150 yunit rumah. Dan Sebanyak 150 unit rumah tidak layak huni ditargetkan akan diperbaiki.
"Pembangunan rumah layak huni bukan hanya soal tempat tinggal, tapi juga bagian dari penanganan isu-isu strategis. Di antaranya penanggulangan penyakit menular seperti TBC, penurunan angka stunting, pengurangan kawasan kumuh, serta upaya menekan kemiskinan ekstrem," paparnya.
Lanjutnya, program bedah rumah sudah berjalan sejak 2023 dengan total 50 unit rumah telah diperbaiki. "Di tahun 2026, jumlah rumah yang akan direnovasi meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 50 yunit kini menjadi 150 unit," tutupnya.
(*/Enjen)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar