Pembangunan Rehab TK Negeri Pertiwi Kec Kresek Menuai sorotan Humas GWI & Diduga Hamburkan Uang Negara,Bangunan Masih Kokoh di Hancurkan

Pembangunan Rehab TK Negeri Pertiwi Kec Kresek Menuai sorotan Humas GWI & Diduga Hamburkan Uang Negara,Bangunan Masih Kokoh di Hancurkan

IRRES

Pembangunan Rehab TK Negeri Pertiwi Kec Kresek Menuai sorotan Humas GWI & Diduga Hamburkan Uang Negara,

Bangunan Masih Kokoh di Hancurkan

KAB.TANGERANG,–BERITAHARIAN86.COM ||  Pemerintah Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, telah berupaya melakukan Pembangunan rehab TK Negeri Pertiwi Kecamatan Kresek, yang dikerjakan melalui Pelaksana atau Kontraktor PT. EKA CIPTA MAHARDIKA, yang dibiayai dari APBD Kabupaten Tangerang, Tahun 2025, Masa Pelaksanaan : 60 (Enam Puluh) Hari Kalender, dengan anggaran yang sangat luar biasa senilai Rp 263.655.000, yang hanya cuman rehab, mendapat sorotan tajam dari Humas DPP Gabungan Wartawan Indonesia (GWI),
dinilai amburadul dan terkesan hanya menghamburkan uang Negara, Selasa (21/10/2025).

Dalam Pantauan di lokasi kegiatan menunjukkan kegiagan tersebut, diduga ada kejanggalan pada pelaksanaan proyek. Bangunan yang lama masih tampak kokoh dan layak masih bisa digunakan justru malah dibongkar total, tanpa ada alasan yang sangat jelas. Pemandangan ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, apakah rehabilitasi ini benar-benar mendesak atau sekadar formalitas belaka demi mendapatkan anggaran yang sungguh sangat lurabisa yang kerjaan nya hanya cuman rehab doang, saya duga Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, lalai mengawasi anggaran yang segitu besarnya,

“Bangunan TK ini masih bagus, tidak rusak berat, kenapa malah dihancurkan? mending anggarannya buat fasilitas belajar atau taman bermain anak - anak,” ujar seorang warga yang berada di Kecamatan,

Ironisnya lagi, meski proyek sudah berjalan, papan informasi kegiatan tampak tidak dipasang sebagaimana mestinya. papan tersebut memang ada, namun terletak di bawah lantai dan tidak terlihat jelas oleh publik, seolah olah hanya formalitas semata tanpa fungsi transparansi yang seharusnya menjadi kewajiban setiap pelaksana proyek pemerintah.

Ketika wartawan mencoba menelusuri pelaksana di lapangan, para pekerja kompak bungkam seperti orang bisu ketika ditanya siapa penanggung jawab proyek nya.
“Kami tidak tahu, cuma kerja disuruh saja,” ujar salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Pihak Pemerintah Kecamatan Kresek, pun tidak banyak mengetahui detail proyek tersebut. salah seorang pegawai Kecamatan mengatakan,"

“Itu proyek dari Dinas Pendidikan, silahkan tanya ke Dinas, Kang. Kami juga tidak tahu siapa Pelaksananya, orangnya saja tidak pernah kelihatan," Tuturnya

Sampai berita ini diterbitkan pihak pelaksana/kontraktor serta pengawas dan PPTK belum berhasil di konfirmasi

(Tim & Sm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar