Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Desa Citerep, Warga Kampung Pasir Ipis RT 1 RW 10 Mohon Perhatian Bupati Pandeglang
PANDEGLANG,— BERITAHARIAN86.COM || Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Pandeglang mulai menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat, khususnya warga Kampung Pasir Ipis RT 1 RW 10 Desa Citerep, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Warga mengharapkan perhatian serius dari pemerintah daerah terkait kebutuhan air bersih yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari.
Atas kondisi tersebut, Ramin, selaku perwakilan masyarakat Kampung Pasir Ipis RT 1 RW 10 Desa Citerep, Kecamatan Panimbang, Menyampaikan, permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang, khususnya kepada Bupati Pandeglang, agar segera mengambil langkah nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan pasokan air bersih.
“Mohon maaf, kami warga Kampung Pasir Ipis RT 1 RW 10 Desa Citerep, Kecamatan Panimbang, memohon kepada pemerintah agar dapat membantu pengadaan dan penyaluran air bersih bagi masyarakat. Saya, Ramin, mewakili seluruh warga, berharap permohonan ini dapat menjadi perhatian pemerintah,” ungkap Ramin.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk minum, memasak, mandi, mencuci, serta memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya. Kondisi kemarau panjang membuat warga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi.
Masyarakat berharap Bupati Pandeglang bersama instansi terkait, termasuk BPBD Kabupaten Pandeglang dan pemerintah desa, dapat segera meninjau kondisi warga serta mengupayakan penyaluran bantuan air bersih apabila diperlukan.
Warga juga berharap adanya solusi berkelanjutan untuk mengantisipasi krisis air bersih apabila musim kemarau berlangsung lebih lama, sehingga masyarakat tidak terus-menerus mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Melalui pemberitaan ini, masyarakat Kampung Pasir Ipis RT 1 RW 10 Desa Citerep, berharap aspirasi mereka dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah. Warga tidak menuntut sesuatu yang berlebihan, melainkan mengharapkan perhatian dan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa air bersih.
Editor: Endy Jibril

Tidak ada komentar:
Posting Komentar