Dosen dan Mahasiswa Prodi Manajemen S1 Universitas Pamulang Kampus Kota Serang
Melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Tema “Pendampingan Penguatan
Positioning Merek sebagai Strategi Pengembangan Desa Wisata”
BERITAHARIAN86.COM || Ringkasan Peristiwa
Dosen dan Mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Universitas Pamulang Kampus Kota Serang
telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada Jumat, 2 Oktober 2026
di Pantai Setigi Batu, yang berlokasi di Jl. Pesisir Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa,
Kabupaten Lampung Selatan.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan bersama mitra Pantai Setigi Batu dan dihadiri oleh Bapak
Marhadan selaku Ketua Pengelola Pantai Setigi Batu, beserta pihak pengelola yang terlibat dalam
pengembangan destinasi wisata.
Kegiatan PKM ini diketuai oleh Fifi Musfiroh, S.Pd.I., M.M., dengan anggota tim Bambang
Permadi, S.E., M.M. dan Farid Hidayat Putra, S.Ak., M.M. Tim pelaksana juga didukung oleh
mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Universitas Pamulang Kampus Kota Serang yang
berperan sebagai pemateri, fasilitator, dan pendamping teknis selama kegiatan berlangsung.
Tema kegiatan kali ini adalah “Pendampingan Penguatan Positioning Merek sebagai Strategi
Pengembangan Desa Wisata”. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan
pendampingan kepada pengelola Pantai Setigi Batu dalam membangun identitas serta positioning
merek destinasi agar memiliki karakter yang kuat dan mampu meningkatkan daya saing wisata.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari pihak pengelola karena penguatan positioning
merek dinilai memiliki peran penting dalam membangun citra destinasi, meningkatkan daya tarik
wisatawan, serta mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekitar.
Latar Belakang
Perkembangan sektor pariwisata yang semakin kompetitif menuntut setiap destinasi wisata untuk
memiliki keunikan dan identitas yang mampu membedakannya dari destinasi lainnya. Tidak hanya
mengandalkan keindahan alam, suatu destinasi juga perlu memiliki merek dan positioning yang
kuat agar mudah dikenali dan diingat oleh wisatawan.
Desa wisata memiliki potensi besar dalam mengembangkan perekonomian masyarakat melalui
pemanfaatan sumber daya alam, budaya, kuliner, serta aktivitas wisata yang menjadi karakteristik
daerah. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan strategi pemasaran yang tepat agar mampu
menjangkau pasar wisatawan secara lebih luas.
Dalam konteks tersebut, Pantai Setigi Batu memiliki potensi wisata alam yang dapat
dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Lampung Selatan.
Penguatan
positioning diperlukan agar Pantai Setigi Batu tidak hanya dikenal sebagai tempat wisata pantai,
tetapi memiliki identitas dan keunggulan yang dapat menjadi pembeda dibandingkan destinasi
wisata lainnya.
Melalui kegiatan PKM ini, tim dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang memberikan
pendampingan mengenai konsep positioning merek, identitas destinasi, keunikan daya tarik
wisata, target wisatawan, serta strategi komunikasi pemasaran.
Pendampingan diharapkan dapat membantu pengelola dalam merumuskan positioning Pantai
Setigi Batu secara lebih jelas dan konsisten sehingga dapat mendukung peningkatan daya tarik
wisata serta pengembangan desa wisata secara berkelanjutan.
Kronologi Peristiwa
Kegiatan PKM dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, dan diawali dengan pembukaan serta
sambutan dari pihak pengelola Pantai Setigi Batu.
Bapak Marhadan selaku Ketua Pengelola
menyampaikan apresiasi atas kegiatan pendampingan yang diberikan oleh Universitas Pamulang.
Selanjutnya, Fifi Musfiroh, S.Pd.I., M.M. selaku Ketua Tim PKM, bersama anggota tim Bambang
Permadi, S.E., M.M. dan Farid Hidayat Putra, S.Ak., M.M., serta mahasiswa Program Studi
Manajemen S1 Universitas Pamulang menyampaikan materi mengenai pentingnya positioning
merek dalam membangun daya saing destinasi wisata.
Peserta diberikan pemahaman mengenai bagaimana sebuah destinasi dapat membangun identitas
yang khas sehingga memiliki persepsi tertentu di benak wisatawan.
Materi pendampingan meliputi
konsep dasar positioning merek, identifikasi keunggulan destinasi, penentuan target wisatawan,
diferensiasi destinasi, pembentukan citra wisata, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana
komunikasi merek.
Selanjutnya, peserta diajak melakukan diskusi mengenai potensi dan karakteristik Pantai Setigi Batu.
Diskusi diarahkan untuk mengidentifikasi keunikan yang dapat dikembangkan menjadi
bagian dari identitas dan positioning destinasi.
Tim mahasiswa turut berperan dalam memberikan pendampingan teknis dan membantu peserta
dalam memahami penerapan konsep pemasaran secara praktis, khususnya dalam pengembangan
ide konten dan komunikasi destinasi melalui media digital.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan pendampingan
langsung.
Pihak pengelola diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai tantangan yang
dihadapi dalam memasarkan Pantai Setigi Batu, sementara tim PKM memberikan masukan
berdasarkan perspektif manajemen pemasaran.
Dampak Kegiatan
Kegiatan PKM memberikan wawasan dan pemahaman baru kepada pihak pengelola Pantai Setigi
Batu mengenai pentingnya membangun positioning merek sebagai bagian dari strategi
pengembangan destinasi wisata.
Dari kegiatan pendampingan dan diskusi yang dilakukan, pihak pengelola memperoleh
pemahaman mengenai:
• Pentingnya memiliki identitas dan karakter merek destinasi yang jelas.
• Cara mengidentifikasi keunikan dan keunggulan Pantai Setigi Batu.
• Pentingnya menentukan target wisatawan yang sesuai dengan karakter destinasi.
• Strategi membangun diferensiasi agar destinasi memiliki daya pembeda.
• Pemanfaatan media sosial sebagai sarana memperkuat positioning destinasi.
• Pentingnya konsistensi pesan dan visual dalam kegiatan promosi wisata.
Selain memberikan pemahaman teoritis, kegiatan ini mendorong pengelola untuk lebih aktif
mengembangkan potensi Pantai Setigi Batu melalui pendekatan pemasaran yang lebih terarah.
Bagi dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk
menerapkan ilmu manajemen pemasaran secara langsung dalam konteks pengembangan
pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.
Reaksi dan Tanggapan
Pihak pengelola Pantai Setigi Batu memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan PKM yang
dilaksanakan oleh Universitas Pamulang. Bapak Marhadan selaku Ketua Pengelola
menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan, khususnya dalam memberikan
wawasan mengenai pentingnya membangun identitas dan positioning destinasi wisata.
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi pengelola untuk berdiskusi secara langsung mengenai
kondisi, potensi, serta tantangan yang dihadapi Pantai Setigi Batu. Melalui diskusi tersebut,
pengelola dapat melihat pentingnya strategi pemasaran dalam mendukung pengembangan
destinasi wisata.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman praktis dalam menerapkan konsep manajemen
pemasaran, khususnya mengenai positioning, branding, diferensiasi, dan strategi pemasaran
pariwisata secara langsung di lapangan.
Kegiatan diakhiri dengan dokumentasi bersama antara tim PKM Universitas Pamulang yang
diketuai Fifi Musfiroh, S.Pd.I., M.M., bersama anggota Bambang Permadi, S.E., M.M. dan Farid
Hidayat Putra, S.Ak., M.M., serta mahasiswa dengan pihak pengelola Pantai Setigi Batu sebagai
bentuk kolaborasi dan komitmen dalam mendukung pengembangan potensi wisata lokal.
Kesimpulan
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pendampingan Penguatan
Positioning Merek sebagai Strategi Pengembangan Desa Wisata” yang dilaksanakan di Pantai
Setigi Batu pada Jumat, 2 Oktober 2026, berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari
pihak pengelola.
Kegiatan yang diketuai oleh Fifi Musfiroh, S.Pd.I., M.M., dengan anggota Bambang Permadi,
S.E., M.M. dan Farid Hidayat Putra, S.Ak., M.M., serta didukung oleh mahasiswa Program Studi
Manajemen S1 Universitas Pamulang Kampus Kota Serang ini memberikan pemahaman
mengenai pentingnya positioning merek dalam membangun identitas, membedakan destinasi dari
pesaing, serta meningkatkan daya tarik wisatawan.
Pendampingan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat citra dan
positioning Pantai Setigi Batu sebagai destinasi wisata yang memiliki karakter dan keunggulan
tersendiri.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam
mendorong pengembangan potensi wisata lokal melalui penerapan ilmu manajemen dan strategi
pemasaran yang lebih terarah.
(*/Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar