Kordinator Toko Obat Keras Di Tangsel Kesal Dengan Media Enggak Ngotak

Kordinator Toko Obat Keras Di Tangsel Kesal Dengan Media Enggak Ngotak

IRRES


*Kordinator Toko Obat Keras Di Tangsel Kesal Dengan Media Enggak Ngotak*

TANGSEL,-- BERITAHARIAN86.COM || Peredaran obat keras kembali marak di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Selatan. lemahnya pengawasan baik dari APH dan Dinas Kesehatan BPOM Setempat.

Peredaran Obat-obatan Narkoba Golongan G jenis Eximer dan Tramadol sangat Bebasnya diperjual belikan ke Remaja, Pelajar hingga orang dewasa.

"Saya cuma kerja disini bang, saya kerja ikut bang Raja/Mukhlis, dan saya hanya jual dua macam obat tramadol dan Eximer aja,'' Ujar Karyawan dan Penjual Narkoba Golongan G 

Ia juga mengatakan penghasilan setiap penjualan bisa tembus Rp. 2 juta rupiah dalam sehari, buka jam 10 pagi,"Ungkapnya.

Ditempat terpisah Raja/Mukhlis ketika dikonfirmasi justru malah menghina Wartawan dengan kata-kata yang kurang pantas.

Raja/Mukhlis "Bukan engga direspon lagi pusing luar biasa sayanya... Udah susah payah saya berjuang untuk merapikan dapur bersama namun terus-menerus diganggu oleh oknum media yang engga ngotak!!!!..''Ujarnya.

Diduga kuat sudah Kordinasi sana sini dan suap sana sini yang membuat pemain narkoba golongan G ini aman dan tidak tersentuh aparat penegak hukum.

Aparat Penegak Hukum di Tangerang Selatan Terlalu Sibuk Menanam jagung dan survei beras sampe lupa di wilayahnya beredar Narkoba Golongan G.

Muslih Selaku Aktivis dan Sekaligus Mahasiswa Meminta Pihak Kepolisian Polresta Tangerang Selatan dan Polda Metro Jaya segera melakukan tindakan tegas dan perbaikan jangan hanya diam" Tegas Muslih 

 (*/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar