HMJM dan Dosen Kemahasiswaan Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Perencanaan Strategis Menuju OrganisasiEfektif dan Adaptif

HMJM dan Dosen Kemahasiswaan Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Perencanaan Strategis Menuju OrganisasiEfektif dan Adaptif

IRRES

HMJM dan Dosen Kemahasiswaan Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Perencanaan Strategis Menuju Organisasi

Efektif dan Adaptif

SERANG,– BERITAHARIAN86.COM || Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) bersama
Dosen Kemahasiswaan Program Studi Manajemen menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Selasa
(24/2/2026) dengan mengusung tema “Perencanaan Strategis Kinerja untuk Organisasi yang
Efektif dan Adaptif.” Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah
kebijakan, program kerja, serta indikator kinerja organisasi mahasiswa agar lebih terstruktur,
terukur, dan responsif terhadap dinamika perubahan.


Rapat kerja yang dilaksanakan dalam suasana partisipatif tersebut dihadiri oleh jajaran
pengurus HMJM, perwakilan mahasiswa, serta dosen pembina dan dosen kemahasiswaan
Program Studi Manajemen. Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan perencanaan strategis
satu periode kepengurusan ke depan, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa dan
unsur akademik dalam membangun organisasi yang profesional.


Ketua HMJM dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat kerja bukan sekadar agenda rutin
tahunan, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja sebelumnya dan menyusun
langkah konkret yang berorientasi pada capaian yang jelas. “Kami ingin memastikan bahwa
setiap program kerja yang dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki indikator
kinerja yang terukur serta memberikan dampak nyata bagi mahasiswa Program Studi Manajemen,” ujarnya.


Secara garis besar, rapat kerja ini membahas sejumlah agenda utama, antara lain penyusunan
visi dan misi organisasi yang selaras dengan visi Program Studi Manajemen, pemetaan kebutuhan mahasiswa, perencanaan program kerja berbasis prioritas, serta penetapan indikator
keberhasilan yang dapat dievaluasi secara berkala. Dalam proses tersebut, peserta rapat dibagi
ke dalam beberapa komisi untuk mendiskusikan bidang organisasi, akademik, kewirausahaan,
pengembangan minat dan bakat, serta pengabdian kepada masyarakat.


Dosen Kemahasiswaan Program Studi Manajemen dalam arahannya menekankan pentingnya
perencanaan strategis dalam organisasi mahasiswa. Menurutnya, organisasi yang efektif tidak
hanya dinilai dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari kualitas perencanaan,
ketepatan sasaran, serta konsistensi dalam pelaksanaan dan evaluasi.


 “Perencanaan strategis
adalah fondasi utama agar organisasi mampu bergerak secara sistematis, adaptif, dan
berkelanjutan. Mahasiswa perlu belajar mengelola organisasi dengan pendekatan manajerial
yang profesional,” tuturnya.


Ia juga menambahkan bahwa dinamika perubahan di era digital dan kompetisi global menuntut
organisasi mahasiswa untuk lebih adaptif. Tantangan seperti perkembangan teknologi
informasi, perubahan pola komunikasi, serta tuntutan peningkatan kompetensi mahasiswa
harus direspons melalui program kerja yang inovatif. 

Oleh karena itu, sinergi antara mahasiswa
dan dosen menjadi kunci dalam memastikan program yang dirancang tetap relevan dengan
kebutuhan zaman.

Dalam rapat kerja tersebut, dihasilkan sejumlah keputusan strategis. Pertama, penetapan
program unggulan berbasis penguatan kompetensi akademik dan soft skills mahasiswa, seperti
seminar manajemen, pelatihan kepemimpinan, dan workshop kewirausahaan. 

Kedua,penyusunan kalender kegiatan tahunan yang terintegrasi dengan agenda akademik. Ketiga,
penetapan indikator kinerja utama (Key Performance Indicators/KPI) organisasi, meliputi
tingkat partisipasi mahasiswa, capaian kolaborasi eksternal, serta keberhasilan pelaksanaan
program kerja.


Selain itu, rapat kerja juga menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan tata kelola
organisasi yang transparan dan akuntabel. Setiap bidang diwajibkan menyusun rencana kerja
rinci lengkap dengan target, waktu pelaksanaan, serta mekanisme evaluasi. Dengan demikian,
proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara periodik untuk memastikan program
berjalan sesuai rencana.

Ketua HMJM menyampaikan bahwa keterlibatan dosen dalam proses perencanaan menjadi
nilai tambah yang signifikan. “Sinergi antara mahasiswa dan dosen memberikan perspektif
yang lebih luas dalam menyusun program kerja. Kami mendapatkan arahan strategis sekaligus
ruang untuk berkreasi dan berinovasi,” katanya.


Lebih lanjut, ia berharap hasil rapat kerja ini dapat menjadi pedoman yang jelas bagi seluruh
pengurus dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, organisasi mahasiswa tidak hanya
menjadi wadah pengembangan minat dan bakat, tetapi juga laboratorium pembelajaran
manajemen secara nyata. Melalui pengalaman mengelola organisasi, mahasiswa dilatih untuk
berpikir strategis, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab atas amanah yang diemban.


Rapat kerja ini juga menekankan pentingnya budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
Setiap program yang dilaksanakan nantinya akan dievaluasi berdasarkan indikator yang telah
disepakati. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk perbaikan pada periode
berikutnya, sehingga organisasi dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas kinerjanya.


Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyepakati komitmen bersama untuk menjalankan
program kerja secara konsisten dan kolaboratif. Penegasan komitmen tersebut ditandai dengan
penandatanganan berita acara hasil rapat kerja sebagai bentuk kesepahaman dan tanggung
jawab kolektif.


Dengan terselenggaranya rapat kerja ini, HMJM bersama Dosen Kemahasiswaan Program
Studi Manajemen optimistis dapat membangun organisasi yang lebih efektif, adaptif, dan
berorientasi pada hasil. Perencanaan strategis yang matang diharapkan mampu mendorong
terciptanya program-program yang relevan, inovatif, serta berdampak positif bagi mahasiswa
dan institusi.


Ke depan, organisasi mahasiswa dituntut tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga
mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas akademik dan
pengembangan karakter mahasiswa. Melalui perencanaan strategis yang terarah dan sinergi
yang solid antara mahasiswa dan dosen, HMJM diharapkan menjadi contoh organisasi
kemahasiswaan yang profesional dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

(*/ Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar