Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar
SERANG,– BERITAHARIAN86.COM || Puluhan emak-emak yang berasal dari Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak diduga menjadi korban penipuan dengan modus investasi arisan fiktif melalui grup Whatsapp. Akibat kasus ini mereka mengalami kerugian hingga Rp 2,8 miliar.
Kuasa hukum para korban, Yudhistira Firmansyah mengatakan, pihaknya telah membuat laporan kasus tersebut ke Polda Banten pada Senin 24 Agustus 2026 lalu. Dalam laporannya, Ia melaporkan dua orang berinisial JW dan DN.
Awalnya dia sudah ngajakin, sudah lama, cuma kita enggak tertarik. Terus sering lihat postingan dia banyak yang ikut, jadi tertarik juga,” ujar Nuriana.
Setelah tertarik, Nuriana kemudian dimasukkan ke dalam grup WhatsApp arisan. Belakangan, dia mengaku menemukan kejanggalan karena sebagian nomor peserta di dalam grup diduga berkaitan dengan terlapor.
Sistem yang ditawarkan disebut sebagai lelang arisan. Peserta diminta menomboki jatah peserta lain yang membutuhkan uang lebih cepat, dengan imbalan keuntungan tertentu.
Nuriana mengaku mengikuti skema tersebut pada Juli 2026. Dia seharusnya menerima pembayaran pada 15 Agustus 2026. Namun, hingga kini uang yang disetorkannya belum kembali.
“Kalau saya Rp55 juta. Saya baru ikut bulan Juli, harusnya dapat bulan Agustus tanggal 15, tapi keuntungan dan modal saya belum kembali,” tuturnya.
(*/Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar