Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, SD Negeri Parahu 1 Gelar IHT Strategi Asesmen untuk Pembelajaran Bermakna
TANGERANG,— BERITAHARIAN86.COM || Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan memperkuat kualitas pembelajaran yang berpusat pada kebutuhan murid, SD Negeri Parahu 1 Kecamatan Sukamulya menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Strategi Merancang, Melaksanakan, dan Menindaklanjuti Asesmen untuk Mendukung Pembelajaran yang Bermakna dan Sesuai Kebutuhan Murid.”
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, pada 1–2 Oktober 2026, ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SD Negeri Parahu 1 Kecamatan Sukamulya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam menerapkan asesmen yang efektif sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Kepala SD Negeri Parahu 1 Kecamatan Sukamulya, Dede Novita Jumiarti, M.Pd, menyampaikan bahwa pelaksanaan IHT ini merupakan langkah strategis sekolah untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi guru.
“Guru perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai asesmen, bukan hanya sebagai alat untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga sebagai dasar dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap murid,” ujar Dede Novita dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, hasil asesmen dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan, perkembangan, serta tantangan yang dihadapi peserta didik. Dengan informasi tersebut, guru dapat menentukan pendekatan pembelajaran yang lebih tepat sehingga setiap murid memperoleh layanan pendidikan yang optimal.
Dalam kegiatan IHT tersebut, materi disampaikan oleh Ruri Febrian, M.Pd, yang membahas berbagai strategi dalam merancang asesmen, mulai dari memahami tujuan asesmen, memilih instrumen yang sesuai, melaksanakan asesmen secara efektif, hingga melakukan analisis dan tindak lanjut berdasarkan hasil yang diperoleh.
Ruri Febrian menjelaskan bahwa asesmen memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Guru tidak hanya melihat hasil akhir pembelajaran, tetapi juga perlu memahami proses perkembangan peserta didik selama mengikuti kegiatan belajar.
“Melalui asesmen yang tepat, guru dapat mengetahui kebutuhan murid dan memberikan pembelajaran yang lebih sesuai. Hasil asesmen menjadi dasar untuk melakukan perbaikan pembelajaran maupun memberikan pengayaan bagi murid yang membutuhkan tantangan lebih,” disampaikan dalam pemaparan materi IHT.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran, diskusi, serta praktik penyusunan strategi asesmen yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Para guru juga diberikan kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Pelaksanaan IHT ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di SD Negeri Parahu 1. Dengan meningkatnya kompetensi guru dalam merancang dan memanfaatkan asesmen, proses pembelajaran diharapkan semakin adaptif, efektif, dan mampu memenuhi kebutuhan setiap peserta didik.
Melalui kegiatan pengembangan profesional berkelanjutan seperti IHT, SD Negeri Parahu 1 Kecamatan Sukamulya terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang berkualitas serta menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang murid secara optimal.
(Ding)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar