AKBP Condro Sasongko Ngariung Bersama Poktan Subur, Cek Lahan Program Ketahanan Pangan di Cikalong Wetan
CIKALONG WETAN,— BERITAHARIAN86.COM || Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Barat AKBP Condro Sasongko melakukan pengecekan lahan pertanian bersama Kelompok Tani (Poktan) Subur di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan program penanaman jagung dan uwi ungu yang akan dilaksanakan oleh Biro SDM Polda Jawa Barat pada 20 Januari 2026. Lahan yang disiapkan untuk program ini memiliki luas sekitar 5 hektare.
AKBP Condro Sasongko, yang akrab disapa Mbah Condro, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus pemberdayaan petani lokal.
“Lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal akan kami dorong untuk diolah agar produktif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Mbah Condro.
Ia menambahkan, pengelolaan lahan akan dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak PTPN dan Perhutani agar pelaksanaannya berjalan berkelanjutan serta sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain melakukan pengecekan lahan, mantan Kapolres Serang tersebut juga menyalurkan bantuan bakti sosial kepada Poktan Subur sebagai dukungan awal pelaksanaan program pertanian. Bantuan tersebut diberikan kepada 30 anggota kelompok tani berupa 60 kilogram benih jagung, 1.000 kilogram pupuk NPK, 500 kilogram pupuk urea, 500 bibit uwi ungu, serta 30 paket sembako
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban petani sekaligus memotivasi mereka untuk lebih semangat dalam mengelola lahan pertanian,” katanya.
AKBP Condro Sasongko menjelaskan, program penanaman jagung ini juga merupakan bagian dari tugas tambahannya sebagai koordinator penanaman jagung serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Program tersebut ditargetkan dengan skema 1 polsek 1 hektare, 1 polres 2 hektare, dan SDM Polda Jabar 20 hektare di berbagai wilayah.
Secara keseluruhan, Biro SDM Polda Jawa Barat menargetkan capaian penanaman hingga 500 hektare paling lambat akhir Februari 2026.
“Program ini merupakan dukungan nyata Polda Jabar terhadap program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap program ketahanan pangan ini mampu menyerap tenaga kerja lokal serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
“Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, kami ingin mendorong pengelolaan pertanian yang maksimal sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga,” tutupnya.
(*/ Ressy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar