Kampung Carenang Kecamatan Cisoka Kembali Di Kepung Banjir

Kampung Carenang Kecamatan Cisoka Kembali Di Kepung Banjir

IRRES

Kampung Carenang Kecamatan Cisoka Kembali Di Kepung Banjir



TANGERANG, --BERITAHARIAN86.COM || Bajir kembali melanda Desa Carenang kecamatan Cisoka kabupaten Tangerang Selasa 13 januari 2026.

Curah hujan yang sangat tinggi kembali memutuskan akses jalan Desa Carenang yang menghubungkan dua RW dan empat RT. 

Ada puluhan warga yang terisolir yaitu di Rw. 006 dan RW. 007.meliputi RT.017.RT.0018.RT.019.RT.020.sehingga aktipitas warga terhambat.

Hanya Roda empat yg masih bisa melintas, untuk Roda dua sudah tidak bisa melintas karna di hawatirkan mati mesin. 

"SL salah satu warga RT. 018 RT. 006 menyampaikan keprihatinan nya atas musibah Banjir yang di alami, Kami berharap kepada Pemdes Carenang dan pihak Kecamatan Cisoka, agar secepatnya bisa mengagendakan utuk pembangunan jembatan di Kampung Nyompok Girang RT. 018 RW. 006.karna Jembatan tersebut sudah taklayak ketika musim penghujan tiba. 

Miris rasanya pak. setiap musim penghujan tiba kampung kami terisolir, anak-anak yang mau berangkat sekolah harus extra hati -hati ketika menyebrangi jembatan dengan menaiki rakit yang terbuat dari gedebong pisang. 

Lain cerita lain berita, Banjir yang menimpa warga di Kampung Nyompok Girang RT. 018/006, dengan warga di Kampung Selapajang RT. 001.RW.001.

Jalan Desa Carenang penghubung Dua kecamatan yaitu antara kecamatan Cisoka dan kecamatan Jayanti. 

Baru beberapa bulan yang lalu jembatan penghubung dua kecematan, Jayanti dan Cisoka selesai di bangun. warga berharap dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut sudah tidak mengalami banjir lagi . 

Enah salah satu pedagang yang setiap hari melewati jembatan tersebut, mengeluhkan hasil pembangunan yang jauh dari harapan utuk mengatsi banjir.kirain jembatan udah bagus ga bakal kena banjir lagi taunya sama aja, tuturnya dengan nada kesal. 

Harapa tinggal harapan, ketika musim penghujan tiba, tetap saja banjir masih terjadi Di jalan Desa Carenang tepatnya di Kp. Slapajang RT. 001/001.ujar Parid" salah satu karyawan yg setiap hari melintas. 

Mungkin cerita banjir yang melanda Desa Carenang hanya mengisahkan alangkah sulitnya masyarakat untuk beraktipitas, anak-anak sekolah terhambat pergi ke sekolah, para karyawan telat datang ke pabrik, pedagang merugi tak mampu berjualan,"satu penyebabnya BANJIR"

Namun semua itu tak kalah pedih dan perih ketika Banjir melanda.hampir luput dari pantauwan bahkan yaris tak terexpos oleh Camera-Camera Hp warga siapakah itu !!! 

Jawaban"PETANI"! 

Yaaa petani yang berjuang tiap pagi sampai petang , utuk berjuang memelihara tanaman pokok yang sangat di butuhkan oleh seluruh lapisan Masyarakat, baik itu sikaya, simiskin maupun pejabat .

Madyadi dari sekian banyak petani di Desa Carenang, menceritakan kesedihan hatinya. 

Saya sudah tak bisa berkata -kata Mas, kalau di tanya tetang banjir, liat hamparan sawah yang yang begitu hijau, takuasa saya melihat nya ketika Banjir tiba tanaman padi yang begitu bagus, di pastikan gagal panen karna terendam banjir. Liat dengan seksama itu bukan lautan tapi hamparan padi kami yang di pastikan gagal panen, dan di pastikan jutan rupiah kami merugi. 

Kami berharap pada semua Instansi terkait agar senantiasa mencarikan solusi utuk mengatsi banjir tahunan ini. 

(Enjen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar