Aksi Brutal Debt Colector Dua Personel Satbrimob Polda Banten Mengalami Luka Bacok
SERANG,– BERITAHARIAN86.COM || Dua personel Satbrimob Polda Banten mengalami Kejadian Pengeroyokan dan pembacokan menggunakan senjata tajam yang dilakukan oleh Debt Collector (DC) dari kelompok Ambon,saat hendak menarik sebuah unit kendaraan.rabu (03/06/2026).
Kronologi kejadian Pada hari Selasa 2 Juni 2026 Pukul 22.00 Wib di Jalan Raya Serang – Cilegon km. 3,5, Kelurahan Drangong, Kecamatan. Taktakan, Kota Serang.
telah dilakukan Lidik dan Pulbaket terkait Kejadian Pengeroyokan dan pembacokan menggunakan senjata tajam yang dilakukan oleh Debt Collector (DC) dari kelompok Ambon terhadap Personel Satbrimob Poda Banten. Adapun hasil Lidik dan Pulbaket, sbb :
Identitas Korban, sbb :
Nama: M. Fajar Dwi
Pangkat: Bripda
NRP: 93120318
Kesatuan: Personel Satbrimob Poda Banten
Letting 41 Tamtama
Luka kapak pada bagian kepala dan tangan.
Dalam perawatan di IGD RS. Bhayangkara
Nama: Ahmad Yani
Pangkat: Bripda
NRP: 92050504
Kesatuan: Personel Satbrimob Poda Banten
Letting 41 Tamtama
Pendarahan di bagian hidung dan kaki serta dislokasi bahu kiri.
Dalam perawatan di IGD RSDP Serang
Identitas Pelaku yang sudah diamankan :
Nama : Fhilip ndarman.
TTL : Flores, 26 Mei 1996.
Agama : Khatolik, melati mas Kel. Bintaro, Kec. Pasanggrahan Jaksel.
Pekerjaan : Wiraswasta.
Nama : Yulianus Silvester Bedanaen.
TTL : Flores, 10 Juli 1985.
Pekerjaan : Supir.
Alamat : Kampung Aputobing, Ds. Lewoingu, Kec. Titehena, Kab. Flores Timur.
Kronologis awal :
Kejadian berawal dari upaya penarikan unit kendaraan milik salah satu personel Satbrimobda Banten yang kemudian memicu cekcok/adu argumen dan menimbulkan keributan antara kedua belah pihak di lokasi kejadian. Situasi sempat memanas hingga menarik perhatian warga sekitar.
Di tengah keributan, salah satu oknum debt collector (DC) mengambil sebuah kapak dari dalam mobil Fortuner warna hitam dengan Nopol D 1213 ADN milik pihak debt collector.
Tidak lama kemudian pihak matel melakukan aksi pembacokan secara terhadap personel Satbrimob yang berada di lokasi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius pada bagian tubuh hingga harus segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Pasca kejadian, personel Satbrimob Polda Banten sebanyak ± 30 orang langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap kelompok debt collector (DC) yang kabur menggunakan 2 (Dua) Unit Kendaraan Fortuner warna hitam dengan Nopol B 2164 BJB & Nopol D 1213 ADN ke arah Kota Serang dan putar balik kearah depan Mako Grup 1 Kopassus
Perkembangan Situasi terkini :
Telah diamankan 2 (Dua) orang pelaku dari pihak oknum Debt Collector (DC) dari kelompok ambon dan saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP).
Saat ini perkara tersebut ditangani oleh Tim Resmob Polda Banten dan sedang ditindaklanjuti secara mendalam guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Personel Satbrimob yang menjadi korban pembacokan saat ini menjalani perawatan intensif oleh tim Medis di Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP).
Personel Satbrimob Polda Banten melakukan penyisiran di seluruh wilayah Kota Serang untuk melakukan pencarian Debt Collector kelompok ambon.
(*/Red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar