Diduga Polsek Cikande Abaikan Instruksi Gubernur, Laporan Korban Pungli Tenaga Kerja diduga mangkrak
SERANG,-- BERITAHARIAN86.COM Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa praktik percaloan tenaga kerja merupakan tindakan kejahatan serius yang sangat merugikan serta Memeras hak rakyat kecil yang sedang kesulitan mencari nafkah. Agenda penegasan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Haryadi, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, serta Kapolsek Cikande AKP Fredo Leonard.Pada Waktu Di Acara May Day Di kawasan industri modern
“Aparat Penegak Hukum, khususnya Kepolisian Daerah (Polda) Banten beserta Seluruh Polres jajaran, harus bertindak tegas, Serius, dan Tanpa Pandang bulu dalam memberantas segala bentuk mafia calo tenaga kerja di Provinsi Banten. Kita harus bersama-sama menyapu bersih praktik ini agar tidak ada lagi korban di kalangan pencari kerja,” tegas Gubernur Banten dalam pidato instruksinya.
Diguga Polsek Cikande Tidak Merspon Apa yang di instruksi Gubenur Banten Andra Soni Lambanya Penanganan Kasus Penipuan Calo Tenaga Kerja Polsek Cikande Perlu di Pertanyakan Ada apa
Salah Satu Kelurga Korban inisial HR Saat Di Komfirmasi Awak Media Menjelaskan Korban Penipuan Calo Tenaga Kerja Adalah kelurga Saya inisal MD yang Ketipu 10 juta Dan Saya Dampingi Korban Pada tgl 22 April 2026 Untuk Melapor ke Polsek Cikande Dengan Nor LP /156/IV/2026 Tetapi Sudah Lewat 1 Bulan belum Ada Tindakan Yang Serius Dari Polsek Cikande " Ungkpnya
Sambung HR Mengatakan ini jelas Patut diduga Ada apa Dengan Penyidik Polsek Cikande Yang Lamban Dalam Penangan Kasus Penipuan Calon Tenaga Kerja Yakin Pemilik Outsourcing Sinar Sampan gemilang Adalah Sanda Saptaji Dan Ali Sebagai Direktur OS Tersebut
Inisial HR Di Ketahui Profesi Sebagai Wartawan Media online Dan Sekaligus Anggota Persatuan Wartawan Indonesia/PWI Saya dan Korban Masih Keluaraga Saya Saat di Tanya Sola Lambanya Penagngan Kepolisan Polsek Cikande jangan kan Saya Sebagai Wartawan Sedang kan instruksi Gubenur Banten. Andra Soni Aja Gak di Jalankan Dengan Baik Apa lagi Saya Sebagai Wartawan "Ujarnya Dengan Nada yang Kecewa
Sambung inisial HR Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan SP2HP Tidak Pernah Di Berikan oleh Penyidik Polsek Cikande Menimbulkan Tanda Tanya Kinerja Kepolisian Polsek Cikande Yang Terkesan Tidak Serius Dalam Menangani Kasus Penipuan Puluhan Juta Tenaga Kerja Di PT Nikomas
Pada tangal 1 Juni 2026 Wartawan pun Konfirmasi Kapolsek Cikande AKP Fredo Lenoard Walalui Pesan Wasaap Menanyakan Terkait Kasus Penipuan Calon Tenaga Kerja Yang Telah Melapor Pada tagal 22April 2026
Kapolsek Pun Menjawab Tar Saya Cek Dulu Wartawan Pun Mengirimkan Surat Laporan Kapolsek Tetapai Di Balas
Pada Tanggal 1/Juni 2026 Wartawan BERITAHARIAN86.COM Pun Kembali Menanyakan Perkembangan Kasus Penipuan Tersebut Ke Kapolsek Cikande Melalui Pesan WhatsApp Tetapi Kapolsek AKP Fredo Lenoard Tidak Menjawab Paesa WhatsApp Wartawan
Kapolda Banten lrjen pol Hengki Harus Segera Epaluasi Terkait Kinerja Kepolisian Di Sektor Polsek Yang Terkesan Tidak Cepat Dalam Mengungkap Kasus Penipuan Calon Tenaga Kerja Pengaduan Dari Masarakat Supaya Jagan Ada lagi Korban Penipuan Meluas Di Wilayah Hukum Kepolisian Polda Banten
(*/Ade)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar